Kemenangan Timnas Prancis Atas Albania (2-0)

               
           
           
            

Timnas Prancis tampaknya haus akan gol dan kemenangan, hal ini dibuktikan dari hasil pertandingan yang diperoleh pada klasemen Grup A melawan Albania. Prancis benar-benar mengambarkan performa yang sangat luar biasa dalam melawan Albania.


Setelah mendapat perlawanan sengit dari Albania, tuan rumah Euro 2016 Prancis risikonya bisa mengamankan kemenangan 2-0 berkat gol di pengujung laga, pada pertarungan kedua Grup A di Stadion Velodrome, Kamis (16/6) dini hari WIB.

Seperti telah diprediksi sebelumnya, Dimitri Payet tetap berada di belakang Olivier Giroud, namun mereka kali ini ditemani oleh Anthony Martial dan Kingsley Coman di sisi sayap.


Peluang pertama didapat Tim Ayam Jantan pada menit ke-4. Payet terlihat mendapat ruang untuk menawarkan umpan melalui sanksi tendangan bebas. Sayang, Giroud gagal memaksimalkannya dan bola hanya melambung ke atas gawang.

Laga kemudian berlangsung sangat sengit. Prancis terlihat kesulitan dalam membangun serangan, karena di sisi lain Albania begitu disiplin dalam menjaga area pertahanan dan sesekali melaksanakan serangan balik.

Albania risikonya meraih peluang perdananya di menit ke-24. Berawal dari kolaborasi Lila dan Hysaj, Sadiku berhasil lolos dari kawalan untuk mengancam gawang Hugo Lloris. Hingga turun minum skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Tempo permainan sedikit meningkat di paruh kedua. Albania terlihat mulai meladeni serangan Prancis dengan bermain lebih terbuka. Tim asuhan Gianni De Biasi bahkan hampir memecah kebuntuan terlebih dahulu andai upaya Memushaj tak membentur tiang gawang di menit ke-52.

Laga memasuki satu jam, belum ada peluang lagi yang bisa membahayakan kedua penjaga gawang hingga risikonya Giroud mendapat dua kesempatan untuk memecah kebuntuan, satu melebar dan satu lagi menerpa tiang gawang.

Di 13 menit tabrak tersisa, Deschamps melaksanakan perubahan di lini depan dengan mengeluarkan Giroud untuk Andre-Pierre Gignac. Perubahan itu tampaknya cukup efektif karena Prancis terlihat mempunyai variasi serangan.

Memasuki menit ke-85, Prancis semakin gencar melancarkan serangan. Sementara Albania menumpuk seluruh pemainnya di area pertahanan, 10 lawan 10 pemain di sepertiga pertahanan Albania.

Dan sehabis berkali-kali melaksanakan gempuran, Antoine Griezmann risikonya bisa memecah kebuntuan di menit ke-90 usai meneruskan umpan silang Adil Rami dengan sundulan.


Belum puas dengan satu gol, Prancis berhasil menjiplak keunggulan di menit ke-95. Dimitri Payet berhasil melepaskan diri dari kawalan untuk menghujamkan sepakan keras dari dalam kotak penalti. Berkat kemenangan ini, Prancis dipastikan menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar.

Tentunya dengan kemenangan yang di peroleh dari banyak sekali pertandingan di grup maka Prancis sanggup melanjutkan ke babak 16 besar untuk bertanding melawan para pemenang lainnya.