Mengenal Seledri Dengan Banyak Sekali Kandungan Khasiatnya


Daun seledri sudah menjadi sahabat bagi ibu rumah tangga yakni sebagai salah satu sayuran penambah aroma masakan atau lebih khusus sering dipakai sebagai penyedap sayur sop.

Kandungan vitamin pada daun ini bisa bertahan sampai 80 persen sesudah dimasak. Namun dibalik itu ternyata daun yang sering disebut sebagai daun sop atau dalam bahasa latinya Apium graveolens ini mempunyai banyak manfaat yang mungkin belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat.



Berikut ini beberapa manfaat seledri untuk kesehatan, menyerupai dilansir laman Care2, Minggu (5/6).

1. Seledri yaitu pilihan manis untuk menurunkan berat badan.


Satu tangkai besar seledri mengandung hanya 10 kalori.

2. Seledri mengurangi peradangan.

Jika Anda menderita nyeri sendi, abuh paru-paru, asma atau jerawat, makan lebih banyak seledri akan memperlihatkan santunan yang sangat dibutuhkan.

3. Seledri membantu Anda tenang


Mineral dalam seledri, terutama magnesium dan minyak atsiri di dalamnya, menenangkan sistem saraf.

4. Seledri mengatur keseimbangan basa tubuh, sehingga melindungi Anda dari problem menyerupai keasaman.

5. Seledri membantu pencernaan

Beberapa menyampaikan selera seledri menyerupai air renyah dan itu yaitu alasan itu sangat baik untuk sistem pencernaan Anda. Kandungan air yang tinggi dari seledri dan dikombinasikan dengan serat larut di dalamnya, membuatnya menjadi alat yang jago untuk melancarkan pencernaan Anda.

6. Seledri mengurangi kolesterol buruk

Ada komponen dalam seledri disebut butylphthalide. Ini memperlihatkan sayuran rasa dan aroma. Coba tebak: komponen ini juga mengurangi kolesterol jahat. Sebuah penelitian Universitas Chicago memperlihatkan bahwa hanya mengonsumsi dua tangkai seledri sehari bisa mengurangi kolesterol jahat (LDL) sampai 7 poin.

7. Seledri menurunkan tekanan darah


Suatu senyawa aktif yang disebut phthalides dalam seledri telah terbukti untuk meningkatkan kesehatan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah tinggi.

8. Seledri bisa memerangi kanker

Dua studi di University of Illinois memperlihatkan bahwa flavonoid yang ada dalam seledri, disebut luteolin, menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama di pankreas. Studi lain memperlihatkan bahwa asupan rutin seledri secara signifikan bisa menunda pembentukan sel kanker payudara.