Kemenangan Italia Atas Belgia (2-0) Di Stadion Parc Olimpique Lyonais

                   
                    

Italia berhasil menaklukkan tim favorit Belgia 2-0 di Stadion Parc Olimpique Lyonais, Decines Charpieu, Selasa (14/6) dini hari WIB. Gol indah Emanuele Giaccherini dan Graziano Pelle memastikan tiga poin untuk Azzurri di tabrak pembuka ini.


Sejak pertandingan dimulai kedua tim bermain dengan tempo yang sangat cepat. Belgia tampak lebih lebih banyak didominasi di lini tengah, namun Italia bisa membuat peluang berbahaya dari umpan-umpan pribadi mereka.

Belgia beberapa kali mencoba untuk menerobos pertahanan Italia yang sangat disiplin, namun mereka lebih sering tidak boleh sehingga banyak melaksanakan sepakan dari luar kotak penalti. Salah satu peluang emas Belgia ada sepakan keras Nainggolan pada menit 11, namun Buffon bisa membacanya dengan baik.


Tempo pertandingan sempat melambat, Belgia mencoba untuk bermain lebih sabar, tetapi itu tidak kuat pada Italia, mereka tetap bermain dengan cara mereka dengan bola-bola panjang.

Pada menit 32 Italia berhasil memimpin lewat gol Giaccherini. Umpan tendangan bebas cepat Bonucci mengarah ke kotak penalti dan menyerupai tidak siap Alderweireld gagal menyundul umpan sehingga dengan gampang diterima Giaccherini dan ia berhasil menaklukkan Courtois.

Di babak kedua permainan Italia tampak tak berubah, hanya saja mereka lebih berbahaya sebab tahu di mana celah pertahanan Belgia. Italia pun banyak memfokuskan serangan dari sisi kanan. Terbukti, banyak ancaman yang mereka ciptakan dari sisi ini.


Namun, Belgia juga bermain semakin baik, merek tahu kalau dengan serangan biasa pertahanan Italia tak tertembus, jadi serangan balik cepat harus diutamakan. Cara ini cukup sukses, Lukaku menerima peluang emas dari umpan De Bruyne, sayang striker Everton ini gagal walau mencetak gol walau sudah satu lawan satu dengan Buffon, sepakannya melebar ke kanan gawang.

Belgia terus menggempur pertahanan Italia, namun mereka tampak buntu menghadapi solidnya pasukan lini belakang Conte di tambah penampilan Buffon yang luar biasa. Sedangkan Italia memanfaatkan serangan balik cepat.


Belgia juga sempat menerima peluang emas pada menit 82 dari Divock Origi yang menggantikan Lukaku di menit 75, sayang sundulannya tipis melewati mistar gawang.


Bek-bek Italia tampak sudah mulai kelelahan menahan gempuran Belgia, Bonucci dan Chiellini terpaksa menerima kartu kuning sebab menghentikan pergerakan winger-winger cepat Belgia, bahkan Eder juga melaksanakan hal yang sama.


Saat mengejar ketertinggalan Belgia harus menelan pil pahit sebab Pelle berhasil memalsukan gol Italia. Melalui bagan serangan cepat, Immobilei menunjukkan bola kepada Candreva yang tak terjaga kemudian ia menunjukkan umpan silang ke Pelle di tengah kotak penalti, tanpa ragu Pelle pribadi melaksanakan first time keras.


Tak usang sehabis gol Pelle wasit pun meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, taktik Italia benar-benar berhasil pada pertandingan ini dan bisa memanfaatkan kelemahan Belgia.